
Dispora DKI Perkuat Pembinaan Atlet Berjenjang dari Usia Dini Hingga PELATDA
Penulis
Admin Dispora
Diterbitkan Pada
30 APR 2026
DISPORA JAKARTA — Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta terus memperkuat sistem pembinaan atlet secara berjenjang untuk menjaga prestasi olahraga ibu kota di tingkat nasional dan internasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan DKI Jakarta memiliki sistem pembinaan olahraga yang relatif lengkap, mulai dari usia dini hingga atlet elite.
“Di Jakarta ada empat lapis pembinaan, yaitu POPB, PPOP, PPLM, dan PELATDA,” ujar Andri dalam podcast perdana Dispora DKI Jakarta.
Ia menjelaskan, POPB menjadi tahap pembinaan olahraga prestasi berkelanjutan untuk usia dini. Setelah itu, atlet potensial dapat masuk ke Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) di Ragunan. Pada jenjang mahasiswa, pembinaan dilanjutkan melalui PPLM, lalu menuju PELATDA lapis 1 dan lapis 2 bekerja sama dengan KONI DKI Jakarta.
Menurut Andri, keberhasilan pembinaan tidak hanya bergantung pada atlet, tetapi juga pelatih, fasilitas, dan dukungan organisasi olahraga. Karena itu, pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas sarana, memperkuat kerja sama dengan pemangku kepentingan, serta memberi perhatian pada kesejahteraan pelatih.
Andri menyebut, kenaikan honor pelatih dan asisten pelatih menjadi bentuk penghargaan atas peran penting mereka dalam mencetak atlet.
“Tanpa pelatih, kita tidak mungkin melahirkan atlet-atlet top yang bisa membawa nama baik Indonesia,” katanya.
Ia menambahkan, prestasi atlet DKI Jakarta tidak hanya ditujukan untuk mengharumkan nama daerah, tetapi juga Indonesia di kancah internasional.



